SEKILAS UNGARAN

MT.UNGARAN

Tak dapat dipungkiri lagi, bahwa kegiatan alam bebas (outdoor activity) terutama mendaki gunung, dalam beberapa dekade terakhir ini peminatnya semakin bertambah. Terbukti dengan semakin berkembangnnya organisasi–organisasi, klub– klub dan komunitas kegiatan alam bebas baik di tingkat SMA, Universitas swasta atau negeri, dan juga masyarakat umum.Bahkan sekarang bermunculan sekolah pendaki gunung ataupun paket wisata perjalanan yang berkenaan dengan kegatan pendakian. Hal ini tentunya sangat menggembirakan untuk perkembangan kegiatan ini. Salah satu gunung favorit yang banyak didaki di wilayah Jawa Tengah khususnya daerah Kota Semarang, Kabupaten Semarang dan Kabupaten Kendal adalah Gunung Ungaran. Gunung Ungaran adalah gunung berapi yang terletak di Pulau Jawa, Indonesia.Dengan ketinggian 2.050 meter, gunung ini adalah gunung tinggi pertama yang dilihat pengendara dari Semarang ke arah selatan, di sisi kanan (barat). Menurut catatan-catatan sejarah,nama-namalain gunung ini adalah Karundungan (prasasti Kuti), Karurungan/Karungrangan (Tantu Panggelaran), Karungrungan (Perjalanan Bujangga Manik, Serat Aji Saka, Serat Kanda), Kroenroengan (Domis, 1825), dan Ngroengroengan (Bleeker 1850, Friederich 1870). Gunung Ungaran termasuk gunung berapi berapi tipe strato. Gunung ini memiliki tiga puncak: Gendol, Botak, dan Ungaran. Puncak tertinggi adalah Ungaran. Dari puncak gunung ini, jika memandang ke utara akan terlihat Laut Jawa sedangkan jika membalikkan badan, akan terlihat jajaran (dari kiri ke kanan) Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo dan Kendalisodo dengan Rawa Peningnya, Gunung Sumbing, Gunung Sindoro, dan Gunung Perahu. Tidak ada catatan yang jelas mengenai aktivitas gunung ini. Namun, diperkirakan gunung ini pernah meletus pada zaman kerajaan dahulu, dengan letusan yang amat dahsyat sehingga menghancurkan dua pertiga bagian puncak dari semula sehingga yang dapat dilihat sekarang adalah hanya sepertiga bagian dari gunung Ungaran berapi purba.Diperkirakan, gunung ini sedang mengalami masa tidur panjang dan sewaktu-waktu dapat aktif kembali. Gunung Ungaran mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.

Sekilas Kegiatan

MAKSUD DAN TUJUAN
a. Ikut bertanggung jawab dan berpartisipasi dalam usaha melestarikan alam dan lingkungan di Gunung Ungaran.
b. Ikut berpartisipasi dalam pembangunan nasional, khususnya dibidang pelestarian lingkungan dengan memberikan masukan berupa aktualisasi kondisi lingkungan dan sosial di Gunung Ungaran.
c. Menambah serta memperkokoh semangat gugur gunung dalam kehidupan masyarakat di Kawasan Gunung Ungaran.
d. Upaya eksplorasi, riset dan edukasi terhadap masyarakat dalam pelestarian lingkungan hidup di Kawasan Gunung Ungaran.
e. Memupuk rasa persaudaraan serta menciptakan inovasi berkarya dan mengabdi pada masyarakat, bangsa dan negara.
f. Mewujudkan jati diri sebagai insan sosial serta memberikan sumbangsih nyata bagi Bangsa Dan Negara.
g. Realisasi program kerja Relawan Lintas Komunitas

Bentuk Kegiatan
Kegiatan ini terbagi atas 3 (tiga) tahapan yaitu:
1. Kegiatan Pra Reboisasi meliputi :
a. pengumpulan data dan fakta;
b. pemantapan teknis dan koordinasi;
c. mapping Area;
d. pelubangan titik tanam;
e. pemupukan.
2. Kegiatan Reboisasi serempak.
3. Kegiatan Reboisasi berkala dan monitoring.

TARGET KEGIATAN
a. Terwujudnya tanggungjawab secara nyata terhadap upaya pelestarian lingkungan.
b. Adanya partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat terhadap Upaya pelestarian lingkungan hidup khususnya di Kawasan Gunung Ungaran.
c. Memperoleh data akan gambaran riil tentang kondisi umum Komunitas Lintas Relawan.
d. Memberikantindakan nyata atas rumusan masalah yang terjadi di kawasan Gunung Ungaran
e. Terwujudnya sumber daya manusia yang kritis dan peduli terhadap lingkungan hidup.

1001 PTP UNGARAN

MORE INFO TENTANG 1001 PTP

  • sekretariat IOF Pengda JATENG JL Papandayan Semarang
  • Nurul KHL (0856-4240-4922)
  • www.1001ptpungaran.com
  • 1001ptpungaran@gmail.com

Flickr Feed

flickr
flickr
flickr
flickr
flickr
flickr

Untuk Berlangganan

Anda harus daftar pada koran bulanan kami untuk mendapatkan berita atau kondisi terkini tentang lingkungan